Friday, November 22, 2013

My missing pieces..

Rasanya jatoh dijalan.. ohh soo carelesss... :(




Sent from Samsung Mobile

Wednesday, March 21, 2012

(3) Pendapat gue terhadap keseimbangan batin

Well, for me, pada prakteknya, keseimbangan batin sebenernya membuat kita tetep pada batas ambang kewarasan. Bukannya berarti menjadi seperti manusia yang tidak mempunya perasaan (saking seimbangnya) - ya, gw pernah melihat yg seperti itu - dan itu menyebalkan juga!

Ada saatnya kita bisa tertawa terbahak2 menikmati kehidupan, tapi mesti diingat.. jangan sampai menangis dan putus asa berkepanjangan apabila diterjang permasalahan.

Ada saatnya kita menikmati indahnya percintaan, rasa sayang, rasa saling memiliki satu sama lain, tapi tetap diingat.. bahwa tiada hal yg kekal didunia, sehingga pada saatnya ketidak kekalan itu menghinggapi kebahagiaan, nikmat dan indahnya percintaan itu; kita tetap dibuat tersadar sehingga kita tetap kuat menjalani kelanjutan hidup ini

Ada saatnya kita bisa merasa letih dan lelah terhadap kehidupan ini, dan saat itulah keseimbangan batin akan menjadi "margin call" kita, bahwa semua itu harus tetap disadari sebagai bagian proses kehidupan.



Saturday, March 03, 2012

(2) Silahkan pilih : menjadi stress atau menertawai dengan geli


Masih di buku yang sama, Buddhism for Mother, yang mau gue share kali ini adalah penggalan cerita berikut.

A sense of the absurd and humorous
 
Once you have developed a degree of equanimity and spaciousness, you may find yourself laughing at incidents that used to enrage you.  A quick poo story (mothers are used to these).
One rainy Sunday when my first son was two, my husband was playing sport in a hall at the University of Sydney. Longing to read the newspaper in peace, I was driving my son Zac around the university buildings, hoping he’d fall asleep. After 15 minutes he was still awake and I watched my frustration rise. To calm myself, I was trying to focus on my breath and the sensations in my body, when Zac announced, ‘I want to do poo.’

I had no idea where a toilet might be and it would have been danger-ous to waste time looking. Parking under a ‘No Stopping’ sign, we clambered into the rain and Zac did his deed. While pulling his pants up I dropped my set of six keys directly into his poo. They sank in perfectly.  Running to the car—to find I had no tissues—I saw a parking policeman in the distance, slowly making his way towards me. I had no hoice but to hurriedly clean my keys with wet leaves as my son repeatedly asked: ‘Mummy why did you drop the keys in the poo?’
The interesting thing about this debacle was that as I was cleaning the keys I was smiling. My situation was so pathetic that it amused me. My husband was enjoying himself in a warm, dry hall while I stood wet, my fingers covered in poo, with no hope of reading the paper. As mothers we all have similar stories of mini-disasters that have no lasting consequences but can push you to the brink if you let them. You can either work yourself into a frenzy of stress or you can laugh. The mind of equanimity helps us to laugh, to keep such events in perspective so we avoid becoming too emotionally caught up.

 >>>>

Rasa geli dan humor

Setelah Anda sekiranya memiliki keseimbangan batin dan keterbukaan hati, Anda mungkin akan menertawakan peristiwa-peristiwa yang dulunya membuat Anda marah. 

Sebuah cerita singkat tentang kotoran (para ibu sudah terbiasa dengan ini).
Disuatu hari Minggu yang hujan ketika putra pertama saya berumur dua tahun, suami saya sedang berolahraga di lapangan Universitas Sydney. Dengan keinginan untuk bisa membaca korang dengan tenang, saya mengajak putraku Zac mengitari gedung-gedung universitas dengan mobil, berharap ia kan tertidur. Namun setelah 15 menit ia tetap terjaga dan saya melihat rasa frustasi saya timbul. Untuk menenangkan diri pada saat Zac berkata, "Aku mau buang air besar," saya berusaha memusatkan perhatian pada pernafasan dan sensasi dalam tubuh.

Saya tidak tahu dimana toilet berada dan sepertinya akan membahayakan untuk menghabiskan waktu mencarinya. Setelah memarkir mobil di bawah rambu "Dilarang Berhenti", kami menerjang hujan dan akhirnya Zac dapat melepaskan hajatnya. Ketika saya memakaikan celananya, saya menjatuhkan satu set kunci yang terdiri dari enam kunci saya tepat ke dalam kotorannya. Kuncinya tenggelam dengan begitu sempurnanya. Saya berlari ke mobil - saya tidak menemukan tissue - di kejauhan saya melihat seorang polisi petugas parkir dengan perlahan berjalan ke arah saya. Saya tidak ada pilihan lain selain segera membersihkan kunci tersebut dengan lembaran daun basah, sambil putra saya bertanya berulang kali, "Ibu, Kenapa ibu menjatuhkan kunci ke dalam kotoran?"
Satu hal yang menarik dari malapetaka ini adalah di saat saya membersihkan kunci-kunci itu, saya tersenyum. Keadaanku begitu menyedihkan hingga membuatku merasa geli. Suamiku sedang menikmati aktivitasnya di lapangan yang hangat dan kering, sedangkan saya berdiri dengan basah kuyup, jari tangan berlumurkan kotoran, tanpa adanya harapan untuk membaca koran. Sebagai ibu, kita semua memiliki kisah serupa tentang bencana-bencana kecil yang sebenarnya tidak memiliki konsekuensi yang berlanjut, tapi dapat mendorong Anda sampai ke batas diri jika Anda mengizinkannya. Anda bisa melibatkan diri Anda ke dalam pergolakan stress, atau Anda bisa tertawa. Keseimbanganan batin membantu kita untuk tertawa, mempertahankan segala kejadian seperti itu dalam pandangan yang benar, sehingga kita tidak menjadi terlalu terjebak secara emosional.

***

Next : (3) Pendapat gue terhadap keseimbangan batin   

(1) Setiap tindakan mengkondisikan yang berikutnya

Minggu2 ini gue menjadi senang membaca, sebenernya ini hobi lama.. tapi sejak sibuk punya job side yg harus dikerjakan tiap malam, hobi gw itu menjadi turun prioritasnya di peringkat bawah. Saking bawahnya, tumpukan buku yang udah dikasih nyokap gue, gak sempet tersentuh-sentuh hihihi. Untungnya karena belakangan ini load jobside sudah menurun, daripada the time killing me, soo i better kill the time. Cieee ... !!

Setelah gue dibuat terinspirasi dan kagum setelah membaca biografi seorang Bhikkhu Jayamedho, kali ini buku yang sedang diusahakan utk dibaca habis adalah terjemahan Buddhism for Mother. Semoga bisa dibaca habis tanpa terselang buku lain, hahaha. Seperti yang terjadi pada buku Crucial Confrontation, udah terselang 2 buku. hihihi..

Baru 1/4 bagian gue baca dari buku Buddhism for Mother ini, dan sudah ada 2 cerita yg membuat gue terinspirasi. Penggalannya akan gw share disini.

All phenomena are interdependent

Your mother was always helping her friends. You see a mother in need, remember your own mother’s example and help your friend. It was easy enough to do and made you feel good so you help your friend again. Soon you start helping more friends and before you know it you have the character of a helpful person with a helpful person’s destiny ahead of you.

A relation makes a derogatory comment about your children. You feel overwhelmed by the injustice, the hypocrisy, of such a remark. Rather than let the unthoughtful comment pass, you bristle and rush to your children’s defense, creating tension between you and your relation. This happens again the next time you meet and your anger snowballs. Over time you become caught in the habit of reacting to someone whose comments are not worthy of a response and each time you do this your character hardens a little more into one that is ‘defensive’ and ‘easily offended’. This subtly affects the way people see you and treat you, as well as your own chances of finding calmness and happiness.

In both these examples, you have an experience which leads to a thought or feeling which you eventually act on. You repeat the action and establish a pattern which soon becomes a habit. Our habits form our character and our character determines our destiny
>>>>

Semua fenomena saling bergantungan

Ibu anda selalu menolong teman-temannya. Anda melihat seorang ibu yang membutuhkan pertolongan, Anda lalu teringat contoh dari ibu Anda sendiri, dan bantulah ibu tersebut. Itu adalah perbuatan yang mudah dan membuat Anda merasa lebih baik, jadi Anda menolong teman Anda lagi. Tak lama kemudia, Anda mulai menolong lebih banyak teman lagi, dan sebelum Anda menyadarinya, Anda telah mempunya karakter orang yang suka menolong, dengan masa depan dari seorang penolong di hadapan Anda.
Seorang saudara membuat komentar yang menghina tentang anak-anak Anda. Anda merasa diliputi ketidakadilan, kemunakfikan dari komentar tersebut. Daripada membiarkan komentar yang tidak berpengertian tersebut berlalu, Anda marah dan membela anak Anda, menciptakan ketegangan antara Anda dan saudara Anda. Hal ini terjadi lagi ketika Anda kembali bertemu dengannya, Anda menjadi terbiasa untuk memberikan reaksi terhadap orang-orang yang komentarnya tidak layak untuk ditanggapi dan tiap kali Anda melakukan ini, kepribadian Anda sedikit lebih mengeras menjadi yang "penuh perlawanan" dan "mudah tersinggung". Hal ini secara perlahan akan mempengaruhi cara orang-orang memandang dan memperlakukan anda, dan mempengaruhi kesempatan Anda sendiri dalam menemukan ketenangan dan kebahagiaan.

Dalam kedua contoh tersebut, Anda mempunya pengalaman yang mengarah ke pemikiran atau perasaan yang mana akhirnya Anda bereaksi terhadapnya. Anda mengulangi perbuatan tersebut, membangun suatu pola yang segera akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan kita membentuk karakter, dan karakter menentukan masa depan kita.

Pikiran terbentuk menjadi perkataan,
Perkataan menjadi perbuatan;
Perbuatan berkembang menjadi kebiasaan;
Dan kebiasaan membentuk karakter.
Maka, perhatikanlah pikiran serta jalannya pikiran dengan penuh perhatian,
Dan biarkanlah pikiran berkembang dari cinta kasih.
Lahir atas dasar keprihatinan terhadap semua mahluk.


 ***



Friday, February 17, 2012

Pencapaian

10 tahun sudah gue bekerja di company ini.
Setelah melewati 2 tahun terakhir penantian, dan bbrp bulan rasa jengah trhdp penantian itu, akhirnya tiba juga saatnya giliran gw.
Soo happy for this, ada rasa bangga, rasa jengah, rasa malu juga ada.

Rasa bangga karena pun ada yg sudah bekerja lebih lama dari gue, tapi belum naik jabatan juga.
dan ada jg yg perlu waktu lebih lama dari 10 tahun untuk sampai di titik ini.

Rasa jengah karena memang gue merasa sudah sewajarnya gue naik, setelah tahun 2011 gue bekerja diluar batas kemampuan standard gue. Hey, i really mean it!

Rasa malu karena (setelah melihat kebawah, mari kita melihat keatas), karena orang2 baru/sebagian orang, hanya perlu waktu singkat untuk mencapai bbrp jenjang diatas gue. Gile!!! Ergh..

Ya, dari ke 3 rasa itu, tetap gw merasa bersyukur, at least i'm in this position.
Thank you God...


* * *

Thursday, February 16, 2012

end 2011

Tahun 2011, untuk gue, adalah tahun yang penuh dengan perjuangan. Banyak banget kejadian pendewasaan untuk gue di tahun ini.

One of the biggest
I moved out from my parents house, and settle my own family, just my hubby, me and our 2 kids (+pembantu tentunya). Gue benar2 merasa ini hidup yang sesungguhnya. Ada saatnya kita benar2 kehabisan beras disaat uang konsumsi harian lagi pas2an.. akhirnya beli 1-2 liter dulu untuk menyambung hidup. Bisa aja sih gak segitu extreme nya, just go to hipermarket dan beli pake kartu kredit ya kan... Tapi gpp, nyobain hidup miris hihihi..
PRT gue pun skrg pulang hari, jadi dia pulang sekitar jam 8 malam. Saat dia pulang, rasanya begitu private... :) Di 1 rumah ya isinya kami aja.
Menghukum anak2 jadi lebih leluasa hahaha.. mendidik mereka dengan benar2 cara kita.

Second from the biggest also
Gw pindah ke modul PP, disaat modul PP sedang krisis. Saat itu terjadi perpecahan man power antara 2 core bisnis company, Agrobiz dan Aquabiz. Agrobiz jadi kurang manpower, bbrp member Aquabiz diperbantukan di Agrobiz dlm tempo yang sesingkat-singkatnya. Dan setelah tempo itu selesai, akhirnya mereka "dibajak" di Agrobiz.
But, not for PP module... orang2 Aquabiz yg sementara "dipinjamkan" ke modul PP Agrobiz itu tidak bersedia ditarik ke Agrobiz. Entah mengapa....
Dan gw (yang baru 8 bulan di PP) + 1 orang ex teknikal (baru 4 bulan di PP) harus survive!!!
Beruntung Januari 2012, kita mendapatkan 1 Team Leader.. kalau ngga, wah.. persis, anak itik kehilangan induk. hahaha...

Last from the biggest
Sejak pindah ke modul functional, intensitas keluar kota pun jadinya meningkat, sebagai konsekwensi pekerjaan. Ya.. ada enak dan tidaknya, tapi gue senang :)
Betul2 ritme kerja yang berbeda dengan saat gw jadi Abaper dulu, this is more fun, more busy, more hectic, and more human !!! hehehe..
Gw kurang gitu pandai berinteraksi dengan orang dlm hubungan profesional pekerjaan. Serasa gak punya "sesuatu", gak punya nyali gitu lah kasarnya. Stupid kan!! Tapi in this phase, i have to learn, to manage, to conquer my own self, my stupid illusion. And this will be the best phase from my maturation on work life.

Love Bandung always









* * *

Wednesday, February 15, 2012

mid 2011

When words runs out, the pictures will tell you..






* * *

Ah.. one more important, on April 2011 i was given a chance to work as SAP Functional Production Planning module, but still on the same company hehehe. Actually it wasn't really an oportunity, it's more likely a nonnegotiable instruction from the big bos *hahaha* (maksa.com)

And i'm sure that everything happen for a reason..

Monday, August 16, 2010

semua gara2 PRT

Hiya, sudah lama tidak tulis blog. Mau cerita soal kejadian bulan Mei 2010 kemarin nih. Hmph... bulan terberat yang dikarenakan PRT...

Cocok dengan PRT
Sejak lebaran tahun 2009, setelah ganti 2-3 PRT akhirnya, dapet deh yg lumayan cocok. Namanya D dan Y (temenan dan 1 kampung). Kita cocok sama mereka, masih muda sih umur 14 dan 16an, kerjanya cekatan, gak males, dan sama2 bisa jaga anak. Karena mereka masih muda juga, kadang klo main sama olive bisa sama2 seru. Kita gak perna omelin mereka, kemana2 juga diajak pergi jalan2, ke mall, dll. Trus gue jg sering beliin jajanan ato biskuit2 gitu deh. Sempet kalo mereka ada salah, mereka pun terus terang dan bilang minta maaf. Hm.. pokoknya termasuk oke deh.

Dipanggil gak nyaut
Sampe akhirnya... suatu hari tiba di bulan Mei, tgl 10. (kerja baru 7 bulan berarti), suatu pagi, jam 6.30 pagi seperti biasa gue panggil si D utk jaga dede keirynn, karena gue mau beberes ngantor. Si D di panggil2, tapi gak ada suara... si Y gw panggil jg gak ada suara. Trus kita cek di lantai atas pada gak ada, di cek di dapur makanan untuk dede jg belom siap. Hm... mulai deh curiga. Kita buka kamarnya, jrenngg... baju2 mereka ternyata sudah tidak ada. Langsung shock deh.

Kabur
Ternyata mereka kabur!!! Gue langsung telpon HP nya D, gak aktif... telpon lagi, gak diangkat. Gue coba telpon ke Y, masuk.. tapi gak diangkat. Sampe beberapa kali, akhirnya diangkat tuh sama Y. Gue sampe bingung dan bertanya :
gue : "kalian dimana... ?"
Y jawab : "lagi di bis, mau pulang kampung, kenapa ?"
gue : "hah... koq kamu main kabur gitu aja sih???? "
Y : "emang kenapa ?? " *jeglek.. langsung hp diputuskan* (bunyinya bukan jeglek sih)

Ternyata sering keluar malam
OMG, koq bisa gitu, kita sampe terheran2 kenapa mereka, ber2an bisa kabur gitu. Kurang enak apa kerja disini.. ckckckc.. Usut punya usut ternyata si D itu pacaran sama anak buah warung baso sebelah rumah. Gak tau kenapa, apa ribut ato apa... atau gimana... sampe kabur gitu D dan Y. Dan menurut tetangga sebelah, udah bbrp minggu ini, si D dan Y itu kalau malam2, jam 12an suka keluar rumah, ngobrol di depan warung baso itu, pacaran! Sampe jam 1an gitu baru masuk. Dan itu dilakukan tanpa sepengetahuan kita, dirumah gue kan ada nyokap, bokap, gue kepin, adek gue dan bini nya. Dan kita semua gak ada yang tau!!!! Gue heran jg kenapa tetangga gue gak lapor yah dari dulu huhuhuhuhu.... bener2 tertipu deh gue!!!

GontaGanti
Besokannya kita kelabakan nyari PRT. Terpaksa urusan kantor di lupakan dulu, mau gak mau ngambil cuti dan ijin hahahah (ngambil ijin ??? iya, ada jatahnya hihihihi). Wah.. pusing 7 keliling nyari PRT. Setelah nunggu 3-4 hari, dapet nih dari 1 agen (pak Asep). ada 2 orang, umur 16an jg. Kerja 3 hari, minta berhenti. Dilihat sih emang dari 2 orang itu, cm 1 yg bisa kerja. Justru yg utk jaga dede itu yg ga bisa kerja, pdhal yg penting kan utk jaga dede. Dia minta brenti, mau pulang kampung. Gue bilang nnt gw lapor agen lu dulu, eh mereka gak mau klo balik ke agen. Katanya klo balik ke agen, gak boleh pulang kampung, di masukin kerja ke tempat lain. Tapi tetep gue telpon agennya, agennya bilang minggu di jemput, dan mereka cm bisa bilang oke aja.

Kabur lagi
Tapi, ternyata besokan pagi mereka udah kabur. Kacau... pas kebetulan kunci pintu rumah, lagi kelupaan dimasukin ke kamar. Emang parah deh. Si Agen disuruh cariin yg lain juga tar sok tar sok, sampe cape deh gue. Akhirnya cari pake agen lain.

Cuma 1 hari!
Setelah bbrp hari dapet nih 2 orang (dari agen namanya Pak Erwin), datang pagi2 sekitar jam 7.30. Dilihat lumayan bisa kerja. Udah berumur jg skitar 24 keatas. Si dede jg bisa cocok sama orang itu. Gaya mereka ajakmain anak juga lumayan. Eh sekitar agak sore'an jam2 5 an, yg jaga dede, tete nya bengkak sebelah. Ternyata dia masih nyusuin anak nya per kemarin, belom di sapih. Jadi itu tete nya krn asi nya gak dikeluarin.. ya bengkak dong. Meriang. Malam itu juga minta pulang. Gue suruh pulang yg 1 itu aja, yg 1 lagi gue pikir ya lumayan kenapa ga dipake juga. Tapi krn mereka sodara'an, jadi mau bareng. Ya udah pulang lah... Gue udah cape banget ngadepin tingkah PRT yg ada2 aja alasannya.

BS yg lama
Akhirnya gue kontek lagi BS gue yg lama, dia kerja di warteg. Gue tawarin, dan dia mau balik kerja lagi. Fiewhh... lumayan deh.. Akhirnya sampe lebaran kemarin, gw balik lagi pake BS yg lama. Tapi spt tahun lalu, setelah lebaran dia gak janji bisa balik lagi. Karena mau ikut suami melaut di bangka. Padahal sudah gue iming2i naik gaji dari 800 ke 900rb. Sepertinya sih dia mau, tapi suami nya itu yg agak2 larang. Dia perna bilang, klo suami nya ada disini (dikampung) dia susah balik kerja lagi.

Setelah Lebaran
Ya sekarang setelah lebaran, kondisinya jadi belon dapet PRT lagi nih. Kemarin sudah cari2 dari agen PRT si E itu. Gaji minta 800, kerja 2 hari sudah minta berhenti. Karena job spek nya gak sesuai katanya. Info dari E kerjanya jaga anak, tapi dia complain masa disuruh cuci baju anak, sapu pel. Ya iya lah..... baju anak kan tanggung jawab dia. Trus soal sapu pel, sapu pel nya cm lt 2 aja loh. Gak selsuruh rumah. Karena gue tinggal masih sama ortu, gw tinggal di lt. 2. Ehhh dia compalin. Bener2 ga tau diri. PRT jaga anak, gaji 800, masa komplain disuruh cuci baju anak (bukan cuci baju gue loh) dan komplain jg disuruh sapu pel (itu kan area main si anak jg). Ya udah gue mah udah cape, mau pulang ya pulang loh.. hahaha.

GoodDaddy
Kondisi spt ini, gw beruntung sekali punya suami bisa take over urusan rumah. Kepin emang kerja dirumah (trading, tapi krn masalah pembantu ini sementara ga bisa trading dulu deh). Jadi dia yg urus 2 ekor anak itu. Sembari nyari PRT lagi pelan2 yg cocok. Kemarin ada datang lagi 1 orang dari 1 agen PRT baru lagi (ibu Ati). Dia janji pengalaman 5t, gaji 650. Pas dibawain 2 orang, 1 orang blm pengalaman kerja, bhs indo blm lancar (orang sunda), jadinya agak2 bolot gitu diajak ngomong nya. 1 lagi, pengalaman kerja rumah tangga, ga perna jaga anak, sudah punya anak, tapi pas ditanya umur anaknya berapa.. kyk orang bingung jawabnya. Adminnya ??? 600 per orang. Hahahaha.. Ah sudahlah, malas...

Another agen ??
Hari ini, dapet telp lagi dari agen prt lain (ibu Ipah), ada nih pengalaman BS gaji minta 800. Mau datang sore ini. Kita lihat saja nanti gimana ceritanya.. hehehhehe...



**** no. telp agen ****
Pak Asep - 0877 7111 4943
Pak Erwin - nyusul no nya (dirumah)
Ibu Ati - 0878 824 79158
Ibu Ipah - nyusul no nya (dirumah)

Wednesday, June 03, 2009

Another Member of Family

Hai.. gw baru sempet posting niy, kabar terbaru, gw dah lahiran ceasar tgl 23 mei 09.
Berikut cerita detail nya :

Tgl 22 mei 09 gw musti check-in di RS karena schedule ceasar gue pagi2 jam 7, gue n kepin berangkat jam 9 malam dari rumah, target pertama makan malam dulu b2, di lele tepung kemayoran, sekalian gue pesen roti bakar coklat keju dan pisang bakar coklat keju, nyam nyam nyam. Setelah urus admin, gw check-in jam 11 malam. Skitar jam 2 malam, gue mulai berasa kontraksi, kira2 sekitar 30 menit sekali. Wah runyam jg kan, masa dah rencana ceasar kudu kontraksi segala hihihihi. Gpp siy, tp gue langsung lapor suster nya. Dan gue langsung dipindahkan tidur nya di kamar tidur operasi sementara perut gue dimonitor terus. Akhirnya gue dikasih suntikan penahan rasa sakit, atau penghilang kontraksi ya... gue jadi lupa skrg. Sampe pagi2 jam 5.30 pagi, gue dibangunin suster, katanya gue mau di operasi sekarang. Aduhhhhh makk... Kepin masih molor dirumah. Gue buru2 telpon, akhirnya diangkat jg. Soalnya dari semalem pas gue pindah ruang itu, gw sms, kepin ga reply. Dia pasti lelap tidur.

Abis terima telpon kepin langsung rapi2 n cabut ke RS bareng mak babe gue n mak dia (dah nginep malam itu). Sampe jam 6 kurang dikit, kepin blm nyampe. Suster udah mondar mandir ga sabaran, katanya dr.Andrew udah kelar.. Gw bilang nunggu laki gue dulu. Akhirnya sembari nunggu, gue dipindahin tidurnya ke ranjang yg sudah siap utk di dorong ke meja operasi. Huhuhu. Gak lama kepin datang. Dan operasi mulai !!!

Walopun udah perna berada di meja operasi, perasaan kali ini, tetep deg-deg'an. Tapi teuteup gw ingin menjalankan rencana gue utk ngintip perut gue yg lagi di ubek2 dari pantulan kaca lampu operasi. Mulailah gue disuntik bius di tulang belakang. Suntikan pertama belum ada reaksi, pas suntikan ke2 di tuncep, mulai berasa kebas nya. Reaksi suntikan kali ini berbeda dengan operasi pertama dulu. Dulu reaksi gue menggigil, kali ini reaksi gue mual. Pas gue "oeek.." perut gue kontraksi kan, dan itu bahaya, pdhal piso operasi lagi menari2 di perut hahahaha. Dokter anastesi langsung masukin suntikan lagi via lobang infus. Selang bbrp detik, gue langsung menguap.. dan .. tak sadarkan diri (tertidur kali ya?). Sampe operasi selesai. So.. udah begitu doang. Huhuhuhuh.... Gue ga bisa ngintip... Dan yang paling parah, gue gak tau moment pas baby gue keluar... huhuhu, gue gag denger tangisan pertama nya, gue gak IMD, gue gag cium dia pertama kali dia keluar. Huhuhuh... seballl...

Selang bbrp jam, gue baru ditemukan dgn baby gue. Ohh.. she sooo adorable. Muka nya lebih "cewe" dibanding Olip hihihihi. Namanya "KEIRYNN KANAYA CHIANG"


MALAM PERTAMA DIRUMAH
Di RS, gue cmn 3 hari dan udah boleh pulang ama dr.Andrew. Gue memang merasa lebih fit kali ini dibanding pasca operasi yg pertama. Tadinya mo pulang besokannya tuh, tpi orang2 pada bilang klo hari Selasa gak boleh pulang RS, klo hari rabu kelamaan, dan akhirnya senin deh tuh pulangnya. Bnyk temen2 kantor yg gak sempet jenguk. Dan pilihan gue untuk pulang hari Senin itu SALTOT, alias SALAH TOTAL. Mengapa ??? Karena hari Senin malam, jam 10an malam, MATI LISTRIK ! Dunia runyam, karena olip ga bisa klo tidur tanpa AC. Kita buka jendela kamar, tapi nyamuk pada nyelip gitu even kita emang udah pake kawat nyamuk, gelo ya. Si olip jam 3 pagi bangun, jam 8 sempet tidur 5 mnt, tp karena keringetan panas dia bangun lagi dan gak tidur sampe pagi jam 9, dan listrik masih tetep mati.

Kepin ajak olip ke rumah mak nya dibekasi, on the way kesana olip teler tertidur. Dan disananya pun jg dia masih lanjut tidur. Poor little girl, kesian banget, pasti dia kecapean. Dan listrik masih belom nyala seharian itu (hari Selasa). Sampe sore, baru nyala. Malam itu lumayan, olip bisa bobo tenang.

Tapi kesenangan gak lama, Rabu siang listrik mati lagi. PLN berkali2 gue telpon, alasan tetep sama, kerusakan trafo di gardu. Gue sampe marah dan end-up nya nangis juga ke orang PLN nya. Silly! Karena gue gag berdaya. Babyblues kedua dipicu ama PLN nih! Sampe akhirnya kepin decide beli genset. Siang itu dia berangkat ke harco bareng bokap gue, beli genset harga 2,1jt. Sore baru balik, begitu kelar masang. Listrik konyol itu baru nyala, skitar jam 7 malam.

DEALING WITH 2 KIDS
Having two kids itu bener2 penuh tantangan. Olip si cie2, lagi berisik2 nya, dia suka nyanyi seharian. Entah apa yang dia nyanyiin, nada lagu nya "London Bridge is Falling Down", tapi dia pake kalimat "dung..dung.dung..". Ntar'an nada lagu "Mary had a little lamb" tapi tetep pake syair yg sama, "dung.dung.. dung..". Okay, itu masih lucu. Tapi giliran waktu tidur datang, udah gak lucu lagi. Adek nya bunyi dikit (tau kan bayi suka ngeluarin suara2 aneh, kyk suara ngulet.. "nguik", "ngek", "nguk"..), dan si olip langsung bereaksi, "Eh.. dede bunyi.." Untungnya klo Olip udah tidur pulas, suara itu gak ngaruh. Tapi klo dede nya nangis, dia bisa kebangun. Urusan makan jg dia agak picky sekarang. Susah banget. Kadang bisa diakalin, diajak becanda main tak umpet2 gitu. Sambil disuapin. Tapi kadang teriak2 "gak mauu... gak mau... " Duh!!!..

Kadang olip klo udah mo bobo suka bnyk tingkah. Klo lagi senewen tingkat tinggi, gue bentak. Dan dia nangis. Huhuhuh gue jadi merasa bersalah banget, takutnya dia merasa gue lbh sayang dedenya dibanding dia. Kadang klo dah bangun tidur, gue pelok sayang2 lagi. Klo udah abis omelin dia, gue jadi nangis.... What a challange!

THE BABYBLUES
Masalah dirumah jg banyak, krn lagi ada masalah dengan bisnis kepin. Gak perlu diceritain disini. Tapi intinya, we both struggle with it, survive, tetep optimis dan tetep bertanggung jawab. Dealing with 2 asisten juga runyam, 1 babysitter dan 1 mba. Wah klo diceritain bikin senewen dah. Gue termasuk orang yg jarang marah, tapi jadi terpaksa marah.

Yah begitu deh, klo dibilang siap / ngga punya anak dua begini, jawabnya siap2 aja. Tantangan datang juga tetep di hadapin kyk gini kan. Cuman klo ditanya nanti mo punya anak lagi ga ? Jawab nya langsung ngga mau dehh.. Hehehehe.

Salut buat moms yang punya anak banyak! Yang udah lulus nge'gedein 2 anak / lebih! Kayak mak gue, gak pake pembantu lagi. ckckckc.... Thumbs up ! Giliran gw sekarang mak !

Saturday, April 25, 2009

LittleKidShop - my online shop !

Ehm ehm... uhuk.. uhuk...
Udah lama gak post, tau2 post cuman ngiklan hihihihi..
Iye neh, i've been very very busy..
Bnyk banget sih yg mau ditulis di blog, tapi nyusul deh. Ini dulu aja kekekek..


Please welcome, my online shop !!


Gw sekarang jualan baju anak2 nich..
Ya begini deh, kalo kebutuhan udah meningkat tapi krisis global gak kunjung liwat. Mana anak udah mau 2, mei akhir dah mau lahiran. Dan Olive bulan juli udah sekolah. Hehehe jadi curhat... Tapi i do this with fun banget !

Ya uda segitu aja, intinya AYOO MAMPIR DAN BELANJA YAA !!!
hihihih..

Wednesday, December 10, 2008

Suka duka seorang Programmer

Belakangan ini gue merasa high tension banget with my job. Biasanya gue enjoy programming, tapi jujur aja... bbrp minggu belakangan, gue bener2 kesel banget. Kesel sama orang2 yang bekerja sama dengan gue, orang2 yg memberi gue kerjaan/spek program. Tak lain dan tak bukan si System Analist.

Urgh... kesel banget, bikin spek tuh ya dipikir matang2 dulu. Kadang gue merasa, apakah gue jadi programmer terlalu baik hati. Ada rekan kerja gue, klo dikasih spek ya, dia akan kerjain sesuai spek itu, ga bnyk tanya. Even spek salah pun dia akan ikutin sesuai yg ditulis di spek oleh si sistem analist itu. Even tuh spek aneh pun, dia go with it aja.

Tapi gue, gue ga bisa kyk gitu. Gue emang orangnya ga bisa langsung terima klo ada yg ga sesuai dengan jalan pikiran gue, harus gue clarify dulu, my way or his way, gitu loh. Jadi, gue sering banget, when dealing with spek program, n i found out it's wierd, gue pasti confirm ke analis nya. Bener ga begini maksudnya, begono maksudnya. Kadang kalo mnurut gue aneh, gue curahkan, klo gue udah jelas, oke gue kerjain. Ga jarang it's end up pada result klo si sistem analis nya ternyata emang salah bikin spek!

Some of SA yg perna kerja sama dgn gue, merasa terbantu dengan behave gue spt ini. They think i'm creative enough n KRITIS! Tentu saja, mnurut gue mereka pun merasa terbantu, kerjaannya bisa gue sembari review. Karena gue pikir klo gue kerjain spek salah, nanti ujung2nya gue muesti rubah, gue sendiri yang cape. Itu yg gue hindari.

TAPI... belakangan ini, seriiiiiiing banget gue dealing with SA yg seenak2nya rubah program yg sudah gue selesaikan. You know, tukang jahit kerjain patern dari designer. Klo designer kasih patern nya salah, trus dia bilang "eh sorry, kancing nya ga bisa disini, gue salah, harusnya kancingnya dipasang di bawah ketek". Trus lu sebagai tukang jahit mo apa ??? Bilang "Eh mana adaaa kancing dipasang di bawah ketek" . Yah.. yg namanya jg designer kan emang dapet orderan dari client. Anggaplah dari awal client mau nya kancing dibawah ketek, cmn si designer aja yg lupa, dia taruh kancing di dada. Eh pas dia review2 hasil kerjaan tukang jahit, dia baru ngeh. Trus apa ? Lu ga mmau rubah ??? "Enak aja lu suruh gue rubah2" *@#SFD@#$#$Y* lempar mesin jait, cabut dari kerjaan. Bisa aja sih... cari kerjaan lain. Atau bilang ke designer... "Lu aja yg bongkar tuh kancing, n pindahin ke bawah ketek". Klo yg ini ga bisa, krn ga semua designer bisa jahit, mreka tau nya konsep. (Ya sistem analis emang ga bisa coding koq!). Jadi it's end up with, lu bersungut2 ngebongkar tuh kancing yg udah cakep2 utk dpindahin ke bawah ketek.

Kenyataannya, bnyk designer berpenghasilan lebih gede dari tukang jahit. Termasuk SA/Functional/what they named it, gaji nya lebih gede dari programmer. Tai kan! (wkt nulis lg kesel banget jadi tak sengaja terlontarkan kata2 kasar hahaha)

Wednesday, October 08, 2008

The Missing BabySitter

Emang BS gue yg satu itu ada-ada aja membuat cerita. Kali ini ceritanya gak tanggung2. Yup, betul, dia menghilang. Jadi gini ceritanya. Sorry sebelumnya, ini sebenernya udah terjadi dari 10 Agustus 2008 kemarin, cuman gue baru sempet sekarang untuk posting.

Tgl 31 Juli - 8 Agustus 2008 kemarin, gue dinas keluar kota, ke Lampung PondSite. Pas gue balik hari jumat, minggu nya si BS gue ijin mau jalan2 ke BlokM beli baju (soalnya abis gajian boo) dan baliknya sekitar jam 4 sore, dia rencana naik busway dari grogol. Karena itu hari minggu, dan gue pikir sekalian gw,kepin n oliv jalan2 keluar, si BS gue anterin. Tadinya mo anterin sampe Blok M, tapi hari itu, Sudirman lagi Free Car Day, jadi gue cmn sampe Plaza Semanggi. Kita mampir dulu di Plangi. Dan dari Plangi, BS gue naek busway ke Blok M. Gue kawatir dia ga tau jalan, tapi dia bilang gpp (karena dia udah bbrp kali dr rumah gw naik busway ke blok M), gue sih udah kasih tau arah2 nya dan suru tanya satpam klo dia bingung. And dia bilang oke.

Dia pergi skitar jam 11an dari Plangi. Jam 1 an gw telpon HP nya ga diangkat. Gue pikir lagi asik belanja. Sampe akhirnya jam 3an, kita pulang kerumah. Tiba jam 4, gue telpon lagi, HP nya gak aktip, dia emang perna omong klo batere HP nya itu ngedrop. So.. ya gue pikir, oke tunggu sampe sore deh, karena emang dia suka ngaret orangnya.

Sampe sore.. dan malam pun tiba, tetep BS gue blm muncul batang hidungnya. Gue mulai kawatir. BS gue sih emang punya sodara di Jakarta, lupa gue tepat nya dimana, mungkin dia main kesana dulu, dan kemaleman, jadi bisa aja dia pulang besok. Tapi gue sempet gak bisa tidur !! Tau sendiri Jakarta gimana kan, rawan... banyak kejahatan terjadi, mulai muncul pikiran yang ngga2 di benak gue, I'm really Worry!!!

Hari Senin pagi tiba, dan dia tetep blm muncul, bahkan kabar via telpon pun ngga ada. Terpaksa gue cuti hari itu, gue ga punya telpon sodaranya maupun kluarga dia di kampung, hp dia pun gak aktip, gue bingung banget. BS gue itu udah kluar dari yayasan, tp gue beranikan telpon yayasan utk tanya kabarnya, kali2 yayasannya punya no.telp kluarga dikampung. Stlh gue telpon, ada sih no hp tetangganya, but gue coba telp hasilnya nihil, no nya gak aktip lagi. Gue makin bingung. Hari itu gue masih menunggu, mengingat baju2 dan barang2 dia tuh masih ada dirumah.

Selasa, gue putuskan utk lapor ketua RT gue mengenai hilangnya BS gue ini. Dan bodohnya gue, ternyata gue gak nyimpen fotokopi KTP BS gue !!! Ya pokoknya gue dah lapor RT deh, gue ga mo klo ada apa2 disalahin. Hari itu juga gue telpon yayasan2 BS di jkt utk cari BS ganti, karena gue ga bisa begini terus. Gue muesti masuk kerja juga kan.

Selasa sore, akhirnya dapet BS baru, dari yayasan di Cengkareng. Tapi tetep BS lama gue blm kunjung datang. Sampe hari ini saat gue tulis blog ini dan Lebaran sudah lewat, tetap gak ada kabar beritanya. Keluarga di kampungnya pun ga ada telpon ke rumah. Gue gak tau, apakah dia bener2 udah ada dikampungnya sekarang ato gimana. Gue gak tau gimana nasib dia sekarang.

Gue sih kawatir terjadi apa2 sama dia. Tapi gue bener2 gak tau contact person utk bertanya apa dia sdh balik kampung (kabur) sendiri. Atau kabur sama pacarnya (setau gue dia blm punya pacar), atau something bad happen.... gue ngeri bayanginnya.

FYI aja, BS gue namanya Yani, asal Purwokerto, rambut panjang lurus di bonding, umur skitar 24 kyknya, badannya agak gemuk montok. Sayangnya juga gw ga punya foto dia, ada sih tapi gak ada yg jelas, kecil/blur/dia malingin muka. Yah,.. klo ada yg tau kabar dia, mungkin bisa ngabarin gue, palingga gue tenang lah, dan ga usah mikirin dia lagi, sekalian gue pun ga keberatan klo dia mo ambil baju2 nya dirumah.

Sekedar ngingetin temen2, klo kita mempekerjakan pembantu/BS, jgn lupa kita harus simpan foto, KTP dia dan alamat/telpon keluarga terdekat. Penting banget ternyata !!!

Tuesday, April 22, 2008

Cerita Cinta Sang BabySitter

Kali ini gue mo cerita soal cerita cinta babysitter(bs) gue - si Y. Latar belakang nya : Y punya pacar di kampung, namanya T. Y dan T udah pacaran 5 tahun, dan mereka juga udah tunangan. Yang gue tau, hubuangan mreka tuh baik2 aja.

Sekitar 1 bulan lalu, pagi2 Y tiba2 minta ijin mo ke dokter, sambil nangis dia bilang ke gue klo pinggang dia sakit banget, gara2nya dulu dia perna jatoh dari kursi waktu dia ngasuh orang jompo. Dia mo periksa ke dokter di RS.Siloam Cikarang, krn dulu dia perna priksa ke dokter disana. Katanya pinggangnya itu sakit banget gak tahan, klo dulu2 dia masih bisa tahan, tp skrg udah ga tahan, makanya dia mo priksa aja, mo di rontgent. Oke, akhirnya pegilah dia. Balik ke rumah skitar jam 7 malam. Sambil megang hasil rontegn, gue tanya dia, gimana hasilnya. Katanya "Parah", dokter bilang ada urat kejepit, harus dioperasi, dia cerita sambil nahan air mata. Saat itu dirumah gue lagi ada nyokap bokap, cihu gw, dll. Kita bilang ke dia klo ga perlu sampe operasi segala krn cihu gue dulu jg pernah lebih parah bahkan, dia jatoh dari lt.2 dan dia gak bisa gerak sama sekali. Saat itu dia dibawa ngurut ke Cilacap, bbrp kali dateng dan akhirnya sembuh total sampe skrg ga perna berasa sakit. Trus kita jg bilang ke Y, klo nnt kita jg mo ajak dia berobat alternatif dulu, Kepin ada kenal 1 suhu di daerah Cengkareng. Dulu kepin perna jg kaki nya sakit setiap abis maen futsal, pas ditanya ke dokter, dokter jg bilangnya sama, ada urat kejepit mesti operasi dan klo udah operasi pun ga bisa balik spt awal lagi, ga bisa olah raga berat lagi. Tapi pas ke suhu itu, di obatin bbrp kali hanya dengan menjentik2an jari nya... wushh.. itu sakit udah ga datang2 lagi.

Y sempet desperate, dia pengen brenti kerja, pulang ke kampung, n erobat disana. Dalam artian, gue bakalan repot cari bs baru, cuti, ajarin bs baru itu, blm lagi masalah adaptasi n rasa kawatir takut2 bs baru ga cocok. Y bilang, klo pinggang sakit gini dia takutnya ga bisa konsen kerja. Hm.. akhirnya besokannya kita langsung ajak Y ke tempat suhu itu. Dan ternyata ajaibnya, selang 1 minggu(sambil nahan sakit yg berangsur2 ilang selama 1 minggu itu), bs gue bilang sakitnya udah ga ada sama sekali. Hebat kan. Dan akhirnya bs gue ga jadi berenti.

Lalu, selang 2 minggu abis itu, muncul masalah baru lagi. Hari itu gue lembur, jadi pulang malam. Nah abis gue kelar mandi dan beres2, tiba2 bs gue ijin lagi.. besok mo pulang kampung mo selesain masalah ama pacarnya. Dia cerita sambil nangis (lagi). Ternyata begini, waktu itu yg dia sakit pinggang, dia kan cerita tuh ama pacarnya si T, dan T bilang klo lbh baik di preksa aja. Oke makanya bs gue priksa. Pulang priksa itu, bs gue laporan ke pacarnya, hasilnya blablablabliblibli....kata dokter musti operasi.... *jegerrrr* kaget kali si T (what?? operasi?? brapa juta??? - reaksinya begitu kali ya). Pokonya sejak itu... pacarnya gak perna hubungin dia lagi. Setiap bs gue telpon, hp nya T gak aktip. Sampe akhirnya terdengar kabar klo T mau memutuskan pertunangannya dengan Y. Y bilang, ibu nya yg pengaruhin dan T nya emang nurut ama ibu nya, krn T anak tunggal. Ibu nya yg suruh putus. T sempet bilang gini ke dia "aku kan kerja cari uang, utk istri dan anak2ku. Tapi klo istriku sakit2an kyk kamu gini, bisa habis uangku". GILE ga tuh!!!

Gue yg dengernya emosi banget. Y cerita jg sambil nahan amarah (cieeee bahasanya). Y bilang ke gue "aku tuh sebenernya di putus gitu ya gpp ci, aku rela, ya namanya pacaran.. Tapi yang aku ga rela... abis lebaran kemarin, kita udah hubungan suami istri" *Gubrak*.. OMG.. gue kira trend sex pranikah cmn marak di kota doang, ternyata yg di kampung jg sama. Y melanjutkan "jadi aku mau ijin besok, mau pulang, mau balikin cincin tunangannya. Kalo emang mo putus, ya putus baik2 disaksikan RT". Y sempet mencoba telpon T lagi bbrp kali, ga aktip, ga diangkat, Y sampe minta tolong temennya utk bawain hp ke depan mata T, dan suruh T ngomong. Tapi T langsung bilang "udah..udah... ga ada harapan lagi... Tetep Putus!" langsung dimatikan telponnya. Sinting tuh orang!!

Si Kepin jg ikut2an emosi pas gue ceritain gitu, mungkin ya krn kita kan punya anak cewe gitu loh, jadi klo denger cerita2 kyk gitu tuh langsung menjiwai banget. Kita support Y, utk tetep tegar n ngasih tau klo cowo kyk gitu tuh kurang ajar banget, ga tau diri. Masa denger pacarnya sakit aja langsung minta putus. Tapi ya.. kita ga bisa langsung kasih Y pulkam krn kan mendadak gitu. Jadi Y pulang minggu depannya.

So, tibalah minggu depannya itu, Y pulang kampung, gue cuti. Mana pake acara telat lagi naek keretanya, jadi dia naek kreta executive(yg mahal itu) selanjutnya. Sampe sana, itu pacarnya gelo juga, gak mau ketemu2 ama Y. Pdhal udah jauh2 dari jkt kan. Y dan kakaknya datengin rumah T, tp rumahnya di tutup rapet. Akhirnya Y emosi, dia tonjok itu kaca jendela rumah T sampe tangan Y luka2. Kakak Y yang hamil tua sampe kaget histeris, koq Y bisa sampe segitu emosinya, dia dijambak rambut adiknya. Y sambil bilang "kak aku sadar kak... aku sadar, aku cuma kesell... gpp aku udah puas hantam kaca" Warga kampung Y gempar, semua orang bertanya2 tangan Y kenapa, dan pada tau lah klo si T itu begitu. Akhirnya pas siangan, T dateng juga beserta ibu nya. Ibunya ngoceeeeeh terus sepanjang jalan sampe rumah Y. Y makin emosi, dia gebrak meja sambil bilang "ngomongnya gantian bu!!" . Si Ibu diem juga, "kalau mau putus ya baik2, ada saksi dari RT", kata Y. Eh tau2 T taro cincin Y di meja sambil bilang "yang hamil trus ditinggalin aja banyak, apalagi yg kayak kamu.." trus T langsung ngeloyor. *Gubrak* Aujubile bin jalik ga sih!!! Somprett! Tapi Y kali ini tahan emosi, dia bilang hampir aja itu asbak kaca di meja melayang ke mas nya. Tapi dia pikir panjang, karena klo sampe kenapa2 kan repot urusannya. Tapi ya udahlah, semua udah beres, udah jelas. Dan mereka bener2 gak ada hubungan lagi.

Begitu balik lagi ke jkt, Y cerita semua ke gue dgn pancaran mata puas. Di jari manis nya udah ga ada lagi cincin tunangan. Kemarin dia bilang ke gue, dia mau puasa sun'nah senen kemis. Katanya ada dia ada tujuan, ga tau deh tujuannya apa. Cari jodoh lagi kali ya.

Pikir2, koq bisa ya ada cowo sampe segitunya... Kayak si T sendiri ga bakalan sakit aja dia sampe ngomong begitu, apa krn dikampung jadi ga berpendidikan cukup kali ya ?? Gue kmrn ini pas sakit, kepin bener2 jaga gue banget. Dia ambilin air hangat,obat, kerikin, selimutin gw dan dia yg urus Olive saat gue istirahat krn sakit kepala. Sampe terharu deh rasanya...
Cinta itu kan bukan saat senang aja kan, tapi saat apapun....

Friday, April 18, 2008

The Birthday and Runaway Housemaid

Minggu lalu tgl 10, adalah ultah gue… (ya.. ya.. makasih ya buat ucapannya ^_^). Tadi nya gue n kepin punya rencana mo dinner di Hotel Nikko (ada voucher nya hehehe). Trus karena ribet, jadi kita pikir ya udah yg gampang aja dinner di Bandar Jakarta.

Dikantor, pagi2 pas baru masuk.. temen2 udah pada kasih selamat. Seneng jg sich... brati tandanya mereka emang tau, biasanya kan pada kasih selamet pas siang gitu tuch, pas jam 3, pas bagi2 kue hehehe. Hari ini gue pesen snack buat temen2 dikantor berupa soucys brood dan kue lapis surabaya potongan di Irma – Tomang. Well.. rasanya oke lah, tapi tetep ”best value” klo pesen Jco tuch.

Siangnya, gue n temen2 club lunch, makan siang di Pizza Hut. Bayangkan… ber 5 cuman abis 110.000 hemat banget ya hehehe, krn ada 1 yg kurang enak badan, jadi dia makannya dikit. So, kita kyk makan b4 aja dech. Lumayan hemat hehehe.

Gak lama, gue terima telpon dari rumah.... suster gue bilang ”pembantu baru, kabur tadi siang” *jegerrr* kayak disamber petir disiang bolong... I said, ”What ???”
Jadi gini, pembantu cc gue yg lama kan balik dari kampung, dia bawa temannya utk kerja. Temen cc gue mo pake sich, tapi gue bilang ke cc gue, klo gue mo pinjam dulu 1 minggu, krn pas suster gue mo pulkam 4 hari, jadi ya gue ada yg ngebantuin gitu. Plus juga nyokap bokap gue kan hari kamis (pas birthday gue itu) mo ada acara kunjungan ke pabrik Enzim (mak gue bawa rombongan vihara). Jadi ya, suster gue ada yg nemenin jg lah. Oke, soo.. si pembantu baru itu, santi, stay di rumah gue dari hari seninnya. Baru 4 hari, hari kamis pagi2 ini dia kabur. Kurang ajar. Suster gue laporan klo dia gak nyolong sih, dia cmn kabur bawa tas nya aja. Oh ya dan anak gue si Olive aman2 aja krn oliv kan bareng suster terus.

Abis itu gue check HP, there’s 5 missed calls, and 1 new messages. Ternyata dari tadi jam 11.30an suster gue telpon gue n baru ini diangkat, n si kepin jg telpon gue mo kasih tau kabar ini. Trus gue baca sms nya isinya : “Han.. loe kemana aja di telpon ga angkat, Yeksien diculik ama mbak baru dari iing” (iing = cc gue)

Gubrak!!! Laki gue hyperbolic ternyata gara2 telpon gue ga diangkat2 hehehe.

Ulang tahun hari ini jadi bete deh gue… Kita ga jadi dinner, pulang kantor langsung pulang krn dirumah ga ada orang, cmn suster gue n Oliv doang.

Tapi ada yg berkesan, sms dari nyokap gue (dia pagi2 udah pegi soalnya), isinya begini :

disiang hari yang cerah lahirlah seorang putri yang imut2 tgl 10 april 1979 yg
skg 29th. Met ultah ya panjang umur, banyak rejeki semua cita2 tercapai, rukun2
dlm rumah tangga dan gampang ngurus anak bye..”

Soo sweet mom .... ^_^

Pas sorenya, suster gue baru cerita, klo si santi itu dari hari pertama tinggal disini, setiap malaaaaam dia selalu main telpon2an sampe jam 5 pagi. Yang nelpon giliran, ada 4 cowo. Lalu, tetangga gue si india jg ada ngomong ke suster gue pagi2, katanya itu pembantu baru koq mencurigakan sih, krn dia liat dari kmrn malem dan tadi pagi tuh orang celingak celinguk kepalanya keluar, kyk mo kabur. Tapi suster gue bilang ga mungkin. Ehhh ternyata beneran kejadian. Pagi2 si santi udah pake jeans gitu rapih, pas suster gue tanya, santi cmn bilang ”keabisan celana jadi pake jeans”. Tapi ya untung ga ada yg ilang lah dari rumah.

Pengalaman banget deh nih buat gue....

Wednesday, March 26, 2008

1 tahun ...

lewat 2 bulan.
Baru sempet posting ini, krn baru kelar di edit poto2 si Olive cute. Hehehe.
She's a big girl now :)


Tetanggaku si India

Gue punya tetangga, orang India, cewe, dia jualan emie Medan di depan rumah gue. Umurnya mungkin 30-32 kali, n udah punya anak 1 cewe. Orangnya baik n ramah jg.

Dia itu demeeeeen banget ama si olive, klo oliv lagi ngadem sore2 di teras atas (menghadap ke kedai emie dia), si india itu pasti dadah dadah ke oliv, n oliv pun lama2 jadi sering dadah2 klo ada dia. Klo pas suster gue bikin makanan oliv siang2, oliv kan di gendong ama oma'nya/nyokap gue (sembari jaga toko dibawah rumah gue), si india itu pasti datang ke toko nyokap gue, pengen gendong, trus suka di ajak jalan2 bentar ke toko mainan yg berjarak skitar 5-6 rumah dari rumah gue. And setiap pulang dari situ, pasti oliv nenteng maenan.

Mak gue perna bilang ke dia, jgn sering2 beliin maenan, kan dia orang dagang, sayang duit kan. Tapi dia bilang, gpp koq.. ga seberapa, n lagi dia jg seneng beliin mainan utk si oliv.

Udah lumayan banyak juga maenan yg di beliin ama si india utk si oliv. Sebenernya sih gue ga keberatan hahaha, ya namanya rejeki si oliv ye hehehe. Tapi lama2 gak enak juga booow. Sempet kemaren ini gue kasih jeruk 1 kg utk dia sbg tanda trima kasih gitu la ya, ehh malah gak lama dia ada ngasih baju buat si oliv. Hehehe... jadi tambah ga enak dah gue, walopun kadang2 suka mikir "gpp lah jadi gue kan ga usah beli2 maenan lagi" hahaha, gelo ga sih gue. :">

Wednesday, March 12, 2008

introducing...


where the brain, inside notebook and problem stored

Tuesday, March 11, 2008

huah... i'm bored with my fat

hari ini boring bangettt.... bawaan'nya pengen dirumah. tapi dirumahpun bingung mo ngapain, paling main sama Oliv.

rasanya pengeeeeeeen coba2 bikin kue2an n kukis hias, tapi apa daya belon punya oven n mixer.

tapi, kadang2 pusing jg... klo lagi makan enak eehhh tiba2 kepikiran perut yang ngga susut2 lemaknya. hayahh.... ! cape deh... keasikan makan porsi "ibu menyusui" sih nih, pdhal gw udah ga nyusuin sejak 6 bulan yg lalu. ukuran lambungnya udah melar!!!

pengen diet tapi bingung pake cara apa. olah raga ? jelas males gak punya waktu. ngurangin makanan ? susah... bingung gimana mulai nya krn udah kebiasaan makan banyak. pil diet ? harusnya ini paling efektif nih buat gue, tapi takut..... krn gue lagi menyiapkan "lahan" subur utk tahun ini huahahaha, klo yg ini bukan alesan yach.. tapi emang sungguhan hehehe.


jadi, baiknya emang begitu, sebelum gue melar lagi tanpa alasan yg acceptable (for my self) mending get pregnant lagi deh(emang kebetulan lagi pengen punya baby lagi koq bwehehehe).

oke then... it's a perfect time to take amway iron folic n calcium magnesium again. (*contact upline gue rencana beli tapi ngutang dulu*)

Wednesday, March 05, 2008

Hooray !

Barusan dapet email dari bos, pas buka ...hasil PA 2007 !! Hehehe.. sejak dulu penilaian kyk gini gak pernah di share ke karyawan. Pas ganti bos baru aja nih dia baru mau open (spt yg udah dia perna bilang ke kita dulu di salah satu meeting).

Dan.... seperti yang sudah gue harapkan, nilai A (tapi kurus) ditangan!!! Gpp kurus, yang penting udah masuk range tsb! And spt yg bos tulis di bagian bawah email :
"Semoga ini bisa menjadi motivator bukan demotivator "
Yes!!! Semoga target tahun ini tercapai !!! (moga2 gak ada pending2an deh!!)

Note : sori pake tanda seru (!!) banyak, karena lagi excited n berambisi sekali. huahahhaa..

Monday, March 03, 2008

Hadir Dok !

Kemarin sabtu pagi, gue ke Hermina lagi ketemu DSA nya Olive utk imunisasi campak. Abis imunisasi, gue n dokter ngobrol2... sampai pada satu pembahasan soal menu sayur wortel tiap hari.
Hny : "Dok, klo dikasih sayur wortel tiap hari boleh ga sih dok ? "
Dr.T: "Loh, ya gpp... wortel kan bagus"
Hny: "Tapi klo tiap hari gitu gimana, takut kuning dok... "
Dr.T: "Gak lah,.. kan bisa selang seling, pagi... atau siang.. dengan sayur lain. Lagi pula kan ngasihnya gak banyak2 kan... Paling cuma seiris/2iris kan ?"
Hny: "Iya sih dok, dikit doang.. sepotongan /2 potong kecil"
Dr.T: "Iya gpp, yg jelas harus tetep hadir ya"
Hny: "Hah ? Hadir kemana ?" *tampang kaget*
Dr.T: "Iya menu sehari2"
Hny: "OOh... kirain hadir ketemu dokter"

Diruang itu, dr.T, suster Hermina, suster gue, laki gue, ato bahkan mungkin dalem hati anak gue, pada ketawa samua.. Halah....!!